Final, Palembang Tuan Rumah ISG

Selasa,02 Juli 2013 | 11:13:00
Final, Palembang Tuan Rumah ISG
Ket Foto : Agung Laksono

JAKARTA - Pelaksanaan tuan rumah Islamic Solidarity Games (ISG) III kembali mengalami perubahan. Setelah berpindah dari Pekanbaru ke Jakarta, kini pelaksanaannya kembali dipindahkan ke Palembang, Sumatera Selatan karena alasan yang hampir sama dengan pemindahan sebelumnya.

Pemindahan tuan rumah ISG untuk kedua kalinya diputuskan dalam rapat Kementerian yang melibatkan Menko Kesra Agung Laksono, Menpora Roy Suryo, serta pihak-pihak terkait ISG, di Kantor Kemenkokesra, Selasa (2/7/13) sore.

Diputuskan bahwa ISG akan dilaksanakan dari 11 September sampai 1 Oktober.
"Keputusan tersebut sudah dilalui pertimbangan yang matang dari berbagai unsur, termasuk panitia pusat. Saya kira Palembang sudah siap untuk penyelenggaraaan even internasional apalagi bekas digunakan untuk SEA Games 2011 lalu. Jadi ini adalah keputusan yang terbaik dari berbagai pihak," papar Agung Laksono kepada wartawan seusai rapat.

Penentuan tuan rumah ISG 2013 berlarut-larut sejak Pekanbaru dinilai tidak siap karena memiliki sejumlah masalah, termasuk gubernurnya yang juga penanggung jawab event, Rusli Zainal, tersandung kasus korupsi.

Roy Suryo lalu memutuskan memindahkan ISG ke ibukota Jakarta. Pihak Kemenpora bahwa sampai menemui Islamic Solidarity Sports Federation (ISSF) di markasnya di Jeddah, Arab Saudi, untuk membahas perubahan tersebut.

Sampai kemarin Roy bahkan masih menyebut Jakarta akan menjadi tuan rumah, sambil menunggu keluarnya surat Keputusan Presiden (Keppres) mengenai perubahan tersebut. Namun, ternyata hari ini diputuskan Jakarta batal menggantikan Pekanbaru.

"Alhamdulilah hari ini keputusan pelaksanaan ISG sudah tercapai, dan hasilnya ISG akan dilaksanakan dengan waktu yang sama 11 September - 1 Oktober di Palembang, Sumatera Selatan. Kami dari Kemenpora mengucapkan terima kasih kepada Riau yang sebelumnya sudah mempersiapkan diri untuk pelaksanaan event ini, begitu juga dengan Jakarta yang juga menyatakan siap menjadi pelaksana ISG. Jadi ini merupakan keputusan yang terbaik," kata Roy menyambung Agung Laksono seperti dilansir dari detikcom.

Perubahan final ini tetap memerlukan Keppres, dan disebut kedua menteri tersebut akan segera keluar. Mengenai dana, Roy menyebut angka Rp 131 miliar.

"Kita akan secepatnya bekerja untuk hasil keputusan ISG di Palembang nanti. Mengenai masalah anggaran saya umumkan bahwa anggaran untuk ISG dari APBN yakni Rp 131 miliar sesuai penghematan," tukasnya (rep02)
 

JAKARTA - Pelaksanaan tuan rumah Islamic Solidarity Games (ISG) III kembali mengalami perubahan. Setelah berpindah dari Pekanbaru ke Jakarta, kini pelaksanaannya kembali dipindahkan ke Palembang, Sumatera Selatan karena alasan yang hampir sama dengan pemindahan sebelumnya.

Pemindahan tuan rumah ISG untuk kedua kalinya diputuskan dalam rapat Kementerian yang melibatkan Menko Kesra Agung Laksono, Menpora Roy Suryo, serta pihak-pihak terkait ISG, di Kantor Kemenkokesra, Selasa (2/7/2013) sore.

Diputuskan bahwa ISG akan dilaksan akan dari 11 September sampai 1 Oktober.

"Keputusan tersebut sudah dilalui pertimbangan yang matang dari berbagai unsur, termasuk panitia pusat. Saya kira Palembang sudah siap untuk penyelenggaraaan even internasional apalagi bekas digunakan untuk SEA Games 2011 lalu. Jadi ini adalah keputusan yang terbaik dari berbagai pihak," papar Agung Laksono kepada wartawan seusai rapat.

Penentuan tuan rumah ISG 2013 berlarut-larut sejak Pekanbaru dinilai tidak siap karena memiliki sejumlah masalah, termasuk gubernurnya yang juga penanggung jawab event, Rusli Zainal, tersandung kasus korupsi.

Roy Suryo lalu memutuskan memindahkan ISG ke ibukota Jakarta. Pihak Kemenpora bahwa sampai menemui Islamic Solidarity Sports Federation (ISSF) di markasnya di Jeddah, Arab Saudi, untuk membahas perubahan tersebut.

Sampai kemarin Roy bahkan masih menyebut Jakarta akan menjadi tuan rumah, sambil menunggu keluarnya surat Keputusan Presiden (Keppres) mengenai perubahan tersebut. Namun, ternyata hari ini diputuskan Jakarta batal menggantikan Pekanbaru.

"Alhamdulilah hari ini keputusan pelaksanaan ISG sudah tercapai, dan hasilnya ISG akan dilaksanakan dengan waktu yang sama 11 September - 1 Oktober di Palembang, Sumatera Selatan. Kami dari Kemenpora mengucapkan terima kasih kepada Riau yang sebelumnya sudah mempersiapkan diri untuk pelaksanaan event ini, begitu juga dengan Jakarta yang juga menyatakan siap menjadi pelaksana ISG. Jadi ini merupakan keputusan yang terbaik," kata Roy menyambung Agung Laksono seperti dilansir dari detikcom.

Perubahan final ini tetap memerlukan Keppres, dan disebut kedua menteri tersebut akan segera keluar. Mengenai dana, Roy menyebut angka Rp 131 miliar.

"Kita akan secepatnya bekerja untuk hasil keputusan ISG di Palembang nanti. Mengenai masalah anggaran saya umumkan bahwa anggaran untuk ISG dari APBN yakni Rp 131 miliar sesuai penghematan," tukasnya - See more at: http://www.halloriau.com/read-olahraga-36053-2013-07-02-final-palembang-tuan-rumah-isg.html#sthash.ddmmzcF7.dpuf
Baca Berita Lainnya
Tulis Komentar
Jumat,19 September 2014 - 12:18:00 WIB

Avril Lavigne dan Chad Kroeger Cerai?

Jumat,19 September 2014 - 12:26:00 WIB

Melihat Fakta Persidangan Anas Optimis Bebas

Jumat,19 September 2014 - 12:17:00 WIB

RUU Kelautan Dinilai Untungkan Nelayan Asing

Jumat,19 September 2014 - 12:17:00 WIB

Pengacara Fathonah Akan Pelajari Putusan Kasasi

Jumat,19 September 2014 - 12:17:00 WIB

Timnas U-23 Nantikan Laga Bergengsi

Jumat,19 September 2014 - 12:17:00 WIB

Ssttt, PAN Pastikan Hadir dalam Rakernas PDI Perjuangan

Jumat,19 September 2014 - 12:17:00 WIB

BNPB: Kerugian Kebakaran Riau Capai Rp 20 Triliun

Kamis,18 September 2014 - 04:11:00 WIB

Menpora: Tour De Siak Lebih Hebat Dari Tour De Singkarak

Kamis,18 September 2014 - 04:05:00 WIB

PAD Siak di Sektor Wisata dan Ekonomi Kreatif Meningkat

Kamis,18 September 2014 - 04:01:00 WIB

Minggu Depan Enam Fraksi DPRD Terbentuk