• Beranda
  • politik
  • Hadapi Wan Abu Bakar, KPU Riau Siap Hadiri Sidang DKPP

Hadapi Wan Abu Bakar, KPU Riau Siap Hadiri Sidang DKPP

Senin,19 Agustus 2013 | 11:22:00
Hadapi Wan Abu Bakar, KPU Riau Siap Hadiri Sidang DKPP
Ket Foto : Edi Sabli

PEKANBARU - Ketua dan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, besok, Selasa (20/8/2013) akan memenuhi panggilan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), yang akan menyidangkan kasus pelanggaran tahapan Pilgubri Riau.

Hal ini diungkapkan Ketua KPU Riau, Tengku Edi Sabli, Senin (19/8/2013) dikantornya. "Hari ini kami akan berangkat ke Jakarta untuk memenuhi panggilan sidang di DKPP , ini sesuai dengan pesan singkat (SMS) yang kami terima dari staf DKPP," ujarnya.

Adapun agenda sidang yang akan dilaksanakan besok antara lain, gugatan pasangan Wan Abu Bakar - Isjoni (WIN) atas keputusan KPU yang tidak meloloskannya. Selain itu DKPP juga menjadwalkan sidang gugatan kubu HR Mambang Mit yang juga mentan Ketua DPD Peartai Demokrat atas pemalsuan tanda tangannya oleh kubu Cagubri Achmad.

"Kalau surat belum ada kita terima. Namun, saya sudah terima sms dari staf DKPP. Cuma belum tau apa yang akan disidangkan. Namun, yang jelas kita diminta hadir besok tanggal 20," jelasnya dikutip halloriau.com.

Menghadapi sidang ini kata Edi, KPU Riau sudah menyiapkan data-data yang diperlukan saat persidangan untuk klarifikasi gugatan WIN dan Mambang Mit.

"Yang kita persiapakan sesuai dengan informasi yang kita terima dari media masa saja. Baik itu mengenai atau meliputi Demokrat atau WIN," katanya.

Wan Siapkan Bukti
Sementara Wan Abu Bakar memastikan diri akan menghadiri langsung sidang gugatan atas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Selasa (20/8/2013) pukul 14.00 wib di Jakarta.

Kubunya selaku pihak yang melayangkan gugatan pun telah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan termasuk pengacara, berkas dukungan dan saksi-saksi. "Semuanya telah kami siapkan. Bila memang harus menghadirkan saksi, kami siap hadirkan," ujar Wan yang berpasangan dengan Isjoni.  

Dari sidang itu, Wan berharap DKPP mengabulkan permohonannya dengan meloloskan masuk sebagai peserta dalam Pilgubri 4 September mendatang. Tidak hanya itu, Wan pun berharap DKPP bisa memberikan sanksi kepada KPU Riau yang sudah  memberikan ketidakpastian hukum terhadap proses calon perorangan.

Selain itu Wan juga menilai KPU tidak konsisten menjalankan Peraturan KPU Nomor 9 tahun 2004. KPU Riau juga tidak sempurna menjalankan keputusan PTUN Pekanbaru. (rep02)
 

Baca Berita Lainnya
Tulis Komentar
Selasa,30 September 2014 - 11:59:00 WIB

Risma tak Maju Lagi, DPRD Surabaya Tersinggung

Selasa,30 September 2014 - 11:59:00 WIB

Koalisi Merah Putih Janji tak Jegal Semua Program Jokowi

Senin,29 September 2014 - 11:58:00 WIB

SBY Mau Batalkan UU Pilkada, Mahfud: Itu Sia-sia

Selasa,30 September 2014 - 11:58:00 WIB

Hadiah MTQ Internasional Rp 213 Juta, Untuk Apa?

Selasa,30 September 2014 - 11:58:00 WIB

Gubernur Riau Jalani Pemeriksaan Perdana Sebagai Saksi

Selasa,30 September 2014 - 01:42:00 WIB

Kasus Suap Gubri, KPK Bidik Keterlibatan Pihak Lain

Selasa,30 September 2014 - 01:40:00 WIB

Harris Disebut Calon Kuat Wakil Gubernur Riau

Selasa,30 September 2014 - 01:19:00 WIB

Ini Dia Politisi Demokrat yang Intruksikan Walk-Out

Selasa,30 September 2014 - 01:16:00 WIB

Koruptor Saja tak Sujud Syukur, Kok Amin Rais Melakukan

Selasa,30 September 2014 - 01:14:00 WIB

KPK Siap-siap Periksa Gubernur Sumatera Selatan