Jumlah Penduduk Kabupaten Siak Tahun 2011-2012 Naik 9,35 Persen

Senin,15 April 2013 | 05:13:00
Jumlah Penduduk Kabupaten Siak Tahun 2011-2012 Naik 9,35 Persen
Ket Foto :

MEMPURA -Bertempat di Hotel Grand Mempura Kecamatan Mempura, Bupati Siak Drs.H.Syamsuar,M.Si Senin (15/4) kemarin membuka Rapat Kerja Kependudukan dan Keluarga Berencana. Pada acara Raker ini, selain di hadiri oleh Bupati Siak, hadir juga pemberi materi dari Jakarta dan narasumber dari Pekanbaru termasuk sejumlah pejabat yang ada dilingkungan Pemkab Siak.

 
Sekapur sirih yang disampaikan Bupati Siak Drs.H.Syamsuar,M.Si menyebutkan, pertumbuhan penduduk yang meningkat dari tahun ke tahun tentunya sangat berdampak dan berpengaruh pada banyak sektor kehidupan, termasuk kepada kualitas kehidupan bermasyarakat. Oleh sebab itu jumlah penduduk yang terus meningkat ini pemerintah harus trik khusus untuk mensejahterakannya.
 
Kalau kita lihat jumlah penduduk Kabupaten Siak per Desember 2012 berjumlah 472.028 jiwa, sementara jumlah penduduk tahun 2011 sebanyak 427.891 jiwa, naik sebesesar 44.137 jiwa atau naik 9,35 persen.
 
Pertumbuhan penduduk seperti ini, tentunya akan mempengaruhi seluruh aspek kehidupan di masyarakat, baik itu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, kemanan, tenaga kerja maupun yang lainnya, akan berpengaruh sekali pada kehidupan sosial.Untuk itu, dengan munculnya fenomena ini, diharapkan dengan rapat kerja ini, dapat membantu daerah bagaimana pengelolaan kependudukan dan Keluaraga Berencana (KB) ini kedepan, sehingga dapat mencapai sasaran yang diharapkan oleh Pemerintah.
 
Program KB yang dicanangkan Pemerintah selama kurun waktu lebih kurang 40 tahun, telah berhasil menanamkan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS) kepada masyarakat. Secara kuantitatif jumlah anak yang dimiliki oleh masing-masing keluarga semakin sedikit jika dibandingkan dengan sebelum dilasanakannya program KB. Namun demikian kita juga dapat melihat hasil sensus penduduk tahun 2010,.penduduk Indonesia sudah mencapai 234 juta jiwa nomor 4 terbesar di dunia.
 
Untuk itu pada kesempatan yang berbahagia ini saya juga ingin mengingatkan bahwa menekan angka kelahiran melalui pendewasaan usia perkawinan sangat diperlukan agar tidak terjadi kehamilan pada usia remaja. Kampanye secara besar-besaran harus segera di laksanakan agar semua generasi muda melaksanakan pernikahan pada saat memasuki usia ideal berkeluarga yaitu, 20 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki.
 
Dan kepada petugas pelayanan KB di Puskesmas, Klinik KB, dan Rumah Sakit baik Pemerintah maupun Swasta mari kita tingkatkan akses dan kualitas pelayanan KB ke seluruh masyarakat. Pembinaan kesertaan ber KB harus kita tingkatkan dengan berbagai pendekatan dan bermitra dengan berbagai pihak, karena dengan lemahnya pembinaan KB aktif dilapangan akan berpengaruh pada meningkatnya angka drop out di tengah masyarakat.Tutup Bupati memaparkan panjang lebar.(rep-01)
Baca Berita Lainnya
Tulis Komentar
Kamis,03 September 2015 - 04:01:00 WIB

Sering Keluar Daerah, Sanksi Berat Menunggu Kepala Daerah

Kamis,03 September 2015 - 03:53:00 WIB

Mau Jual Keperawanan, Aktris Muda Ini Malah Diperkosa

Kamis,03 September 2015 - 03:51:00 WIB

Akhirnya PAN Bergabung dengan KIH

Kamis,03 September 2015 - 03:40:00 WIB

Film Berjudul Muhammad Ini Bikin Murka Para Ulama Arab

Kamis,03 September 2015 - 03:38:00 WIB

Pesawat Tempur Terbaru Indonesia Itu Bernama Sukhoi-35

Kamis,03 September 2015 - 03:34:00 WIB

Pekanbaru Makin Dikurung Asap, Jarak Pandang Minim

Kamis,03 September 2015 - 03:32:00 WIB

Krisis Ekonomi Indonesia: Sudah 26 Ribu Orang Kena PHK